Apakah Susuk Menghalangi Rezeki?

Jika kita telisik dari sudut pandang agama, salah satu dosa besar yang menghalangi rezeki adalah syirik.

 

Ada dua jenis susuk, yaitu susuk yang syirik dan susuk yang tidak syirik. Untuk jenis susuk yang sifatnya syirik atau menyekutukan Allah tentulah akan menghalangi rezeki. Sebaliknya, susuk yang tidak bertentangan dengan norma agama, tidak akan menghalangi datangnya rezeki, melainkan bisa menambah rezeki.

 

Susuk adalah memasukkan benda seperti jarum, emas, berlian, intan atau benda lainnya secara ghaib di bagian tertentu tubuh yang dibarengi dengan jampi-jampi atau rapalan khsusus. Susuk seperti inilah yang termasuk syirik.

 

Pada zaman nabi sesuatu yang sejenis dengan susuk ini dinamakan at tilawah.

 

Rasulullah SAW mengungkapkan dalam hadits riwayat Ibn Majah dan Ahmad “ Sesungguhnya jampi, jimat dan tilawah adalah kesyirikan.”

 

Al Hafizh Ibnu Hajar al Asqani rahimahullah menyebutkan “sesuatu (susuk) yang dipasang pada wanita untuk mendatangkan cinta suaminya dan ini merupakan bagian dari sihir".

 

Menggunakan susuk sebagai cara memperoleh rezeki adalah cara yang haram. Contohnya, seorang model atau public figure menggunakan susuk dengan tujuan agar karirnya cemerlang, dan kebanjiran job selain menambah daya pikatnya sebagai public figure.

 

Allah tidak menyukai orang yang mengandalkan kekuatan selain dirinya. Allah Maha Pengampun pada semua dosa yang dibuat manusia kecuali dosa syirik. Tidak bisa kita bayangkan betapa murkanya Allah kalau kita mengandalkan makhluk gaib untuk memperlancar rezeki.

 

Lalu bagaimana dengan seseorang yang telah menggunakan susuk kemudian mendapatkan lebih banyak rezeki? pada kenyataannya hal itu juga terjadi.

 

Pertama, rezeki yang ia dapatkan jauh dari keberkahannya. Kedua, bisa saja itu sebuah Istidraj atau penundaan siksa Allah padanya. Rezeki yang ia dapatkan dengan menggunakan susuk semakin lama akan semakin terkuras. Efek samping dari susuk yang dipakainya akan membuatnya sakit-sakitan, kemudian kekayaannya lambat laun akan habis untuk biaya pengobatan. Dan kemudian datanglah siksa Allah kepadanya

 

Susuk yang tidak termasuk syirik

 

Adapun jenis susuk yang dimana tidak terkandung suatu kesyirikan didalamnya. Berbeda dengan susuk yang secara ghaib dimasukkan atau ditanamkan kedalam tubuh. Susuk jenis ini cara penggunaanya dengan cara dikonsumsi. Dengan menggunakan bahan dasar alami yang tidak mengandung zat yang betentangan dengan agama.

 

Jenis susuk yang tidak mengandung kesyrikan ini adalah susuk cair. Informasi lengkap mengenai susuk cair dapat Anda baca dihalaman utama situs ini.

 

Susuk cair tidak termasuk syirik karena memang didalamnya tidak mengandung hal-hal yang bisa membuat kita menyekutukan Allah. Segala sesuatu yang kita masukkan ke dalam tubuh adalah susuk, yang membuatnya syirik atau tidak adalah cara, bahan, dan niatnya.

 

Susuk cair menggunakan bahan alami yang aman dan halal. Dengan mengkonsumsinya, kita bisa meningkatkan pesona dan daya tarik pada tubuh kita dengan mengharapkan ridho kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena Dia lah sumber dari segala yang ada di dunia in. Dengan kata lain, susuk cair hanyalah sebagai perantara ikhtiar kita kepada Sang Pencipta agar dimudahkan mencapai tujuan kita menjadi lebih menarik dan mempesona.

 

Itulah mengapa susuk cair ini selain jauh dari syirik, bisa mendatangkan keberkahan Nya dalam khasiat yang kira rasakan.

 

 

Alamat Kantor

Perum Pankis Griya - Rumah No.1

Jl. Pakis Raya, RT.01/06, Jepang Pakis,

Jati, Kudus, Jawa Tengah,

Indonesia - 59342

 

Call Center 1

Telepon & SMS : 085712999772

WhatsApp : 085712999772

Email : SpiritualPower88@gmail.com

 

Call Center 2

Telepon & SMS : 082223338771

WhatsApp : 082223338771

Email : bagianpemesanan@gmail.com

 

*Note : Kode area Indonesia (+62)
Contoh : +6282223338771

 

Untuk respon cepat silahkan

Telepon/SMS

 

Jam Kerja

Senin-Sabtu, pukul 08:00-22:00 WIB

Sebelum datang, telepon dulu.

 

Praktek Supranatural Resmi

Terdaftar di Dinas Kesehatan & Kejaksaan

STPT DINKES: 445/515/04.05/2012

KEJARI: B-18/0.3.18/DSP.5/12/2011

Lihat Bukti Legalitas - Klik Disini